Temukan berbagai fakta menarik tentang Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia yang terkenal dengan kemacetan terparah dan dinamisnya kehidupan perkotaan.
Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur, dikenal sebagai kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Selain sebagai pusat bisnis dan industri, Surabaya juga dikenal dengan kemacetannya yang parah.
Namun, di balik hiruk-pikuk lalu lintasnya, kota ini menyimpan berbagai fakta menarik yang jarang diketahui banyak orang. Mulai dari sejarah panjang perjuangan kemerdekaan hingga ikon budaya yang unik, berikut 8 fakta menarik tentang Surabaya yang patut Anda ketahui.
1. Kota Terbesar Kedua di Indonesia dengan Pertumbuhan Ekonomi Pesat

Surabaya, yang dikenal sebagai kota metropolitan di Jawa Timur, merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta.
Dengan luas wilayah mencapai 274,06 kilometer persegi, Surabaya menjadi pusat aktivitas ekonomi, perdagangan, dan industri di Indonesia bagian timur.
Kota ini juga menjadi rumah bagi sejumlah kantor pusat perusahaan besar seperti PT Sampoerna Tbk, Maspion, Wing’s Group, Unilever, dan PT PAL.
Kawasan industri seperti Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dan Margomulyo memainkan peran penting dalam mendukung perekonomian kota.
Banyak penduduk Surabaya yang bekerja di sektor jasa, industri, dan perdagangan, menjadikan kota ini salah satu pusat ekonomi yang vital di Indonesia.
2. Surabaya Dijuluki Kota Pahlawan karena Sejarahnya yang Berani
Surabaya dikenal sebagai “Kota Pahlawan” karena peran pentingnya dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Salah satu peristiwa paling bersejarah adalah Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945, di mana arek-arek Suroboyo (sebutan bagi pemuda Surabaya) bertempur melawan tentara Sekutu dan Belanda yang berusaha menguasai kembali Pulau Jawa.
Dengan senjata seadanya, termasuk bambu runcing, mereka mempertahankan kemerdekaan dengan keberanian luar biasa. Pertempuran ini dikenang sebagai Hari Pahlawan setiap tahunnya, dan nama “Kota Pahlawan” melekat kuat pada Surabaya hingga saat ini.
3. Bahasa Suroboyoan yang Unik dan Egaliter
Surabaya memiliki ciri khas bahasa tersendiri yang dikenal sebagai “Bahasa Suroboyoan.” Meskipun berada di wilayah Jawa Timur, bahasa ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan bahasa Jawa di daerah lain.
Bahasa Suroboyoan dikenal karena gaya bicara yang lebih lugas, blak-blakan, dan egaliter. Di masa lalu, bahasa ini sering dianggap kasar dan tidak sopan, berbeda dengan gaya bahasa Jawa Solo-Yogya yang halus dan sopan.
Namun, saat ini bahasa Suroboyoan dianggap akrab dan dinamis, mencerminkan karakter anak muda yang santai, jujur, dan humoris.
4. Ragam Kuliner Khas Surabaya yang Menggugah Selera
Surabaya juga terkenal dengan kekayaan kulinernya yang khas dan menggoda selera. Salah satu makanan ikonik dari kota ini adalah Rawon, sup daging sapi berwarna hitam yang kaya akan cita rasa karena menggunakan keluak sebagai bumbu utama.
Rawon biasanya disajikan dengan nasi, tauge mentah, sambal, dan kerupuk udang. Ada juga Rujak Cingur, salad khas Jawa Timur yang terdiri dari sayuran, buah-buahan, dan irisan cingur (moncong sapi) yang direbus, disajikan dengan saus kacang yang kental dan petis udang. Setiap hidangan menawarkan pengalaman kuliner yang otentik dan menggugah selera.
5. Festival Jepang Yosakoi yang Meriah dan Menarik di Surabaya

Surabaya juga dikenal dengan penyelenggaraan Festival Jepang Yosakoi yang diadakan setiap tahun di Balai Kota Surabaya. Festival ini telah berlangsung sejak tahun 2003 dan masih menjadi acara tahunan yang menarik minat banyak orang.
Dalam festival ini, diadakan lomba tarian tradisional Jepang Yosakoi, yang merupakan tarian energik yang dipentaskan oleh sekitar 25 orang dalam satu tim.
Pesertanya berasal dari berbagai wilayah di Jawa Timur, mulai dari pelajar SD hingga masyarakat umum. Acara ini mencerminkan keberagaman budaya dan semangat inklusif yang ada di Surabaya.
6. Jembatan Suramadu: Penghubung Antara Surabaya dan Madura
Jembatan Suramadu (Surabaya-Madura) adalah salah satu ikon modern dari Surabaya. Jembatan ini menghubungkan Kota Surabaya di Pulau Jawa dengan Pulau Madura, dan dikenal sebagai jembatan terpanjang di Indonesia dengan total panjang 5.438 meter.
Proses pembangunan Jembatan Suramadu dimulai pada tahun 2003 dan berhasil diselesaikan pada tahun 2009. Struktur jembatan ini terdiri dari tiga segmen utama: jalan layang, jembatan penghubung, serta jembatan utama.
Kehadiran Jembatan Suramadu sangat penting dalam memfasilitasi transportasi, perdagangan, dan pertumbuhan ekonomi antara kedua pulau.
7. Bonek: Suporter Fanatik yang Ikonik dari Surabaya
Surabaya memiliki klub sepak bola kebanggaan, yaitu Persebaya Surabaya. Klub ini didukung oleh kelompok suporter fanatik yang dikenal dengan sebutan “Bonek,” singkatan dari “Bondho Nekat” (modal nekat).
Istilah ini muncul pada tahun 1988 dan menggambarkan semangat pantang menyerah para suporter dalam mendukung tim kesayangan mereka. Selain Bonek, ada juga “Bonita,” sebutan untuk suporter wanita.
Bonek dikenal karena kesetiaannya mendukung Persebaya, baik di kandang maupun tandang, terutama ketika menghadapi tim-tim besar seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Arema Malang.
8. Inovasi Unik: Naik Bus Umum dengan Membayar Botol Plastik

Surabaya telah meluncurkan inisiatif menarik untuk mendorong penggunaan transportasi umum sekaligus mengurangi sampah plastik. Warga kota dapat naik bus umum dengan membayar menggunakan botol plastik bekas sebagai pengganti uang tunai.
Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Surabaya dan PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DCVI). Armada bus yang digunakan adalah bus ramah lingkungan dengan desain low entry dan mesin Euro 3 OM 906 LA III.
Program ini tidak hanya membantu mengurai kemacetan, tetapi juga menjadi langkah inovatif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Surabaya bukan hanya kota yang terkenal dengan sejarah perjuangannya, tetapi juga dengan inovasi, budaya unik, dan kuliner khasnya yang kaya.
Dengan berbagai fakta menarik ini, Surabaya terus berkembang menjadi kota yang dinamis dan modern, tetap mempertahankan warisan sejarah dan budayanya yang kuat.
Kota ini menawarkan banyak hal untuk dijelajahi, mulai dari kekayaan sejarah hingga kuliner yang lezat, serta budaya dan inovasi yang selalu membuat kota ini hidup dan menarik.










